JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS) By: Bayu.
- Lembaga Survei Indonesia (LSI) pimpinan Syaiful Mujani memastikan pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada putaran pertama adalah pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Itu disimpulkan setelah data terakhir yang sudah terkumpul sebanyak 93,66 persen.
"Perolehan sementara sebelum 100 persen itu mengunggulkan Jokowi (Joko Widodo) kemudian diikuti oleh Foke-Nara, Hidayat-Didik," kata Peneliti LSI, Burhanuddin Muhtadi, di kantor LSI, Menteng, Jakarta, Rabu 11 Juli 2012.
Data tabulasi LSI sendiri, sampai pada pukul 16.38 WIB menunjukkan peningkatan dengan angka 97,56 persen. Hasilnya adalah Jokowi-Ahok memperoleh 42,75 persen, Foke-Nara 33,56 persen, Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini 11,91 persen, Faisal-Biem 4,93 persen, Alex-Nono 4,77 persen, dan Hendardji-Reza Patria 2,07 persen.
Data tabulasi LSI sendiri, sampai pada pukul 16.38 WIB menunjukkan peningkatan dengan angka 97,56 persen. Hasilnya adalah Jokowi-Ahok memperoleh 42,75 persen, Foke-Nara 33,56 persen, Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini 11,91 persen, Faisal-Biem 4,93 persen, Alex-Nono 4,77 persen, dan Hendardji-Reza Patria 2,07 persen.
"Tingkat pemberitaan media kuat tapi tidak membuat partisipasi masyarakat meningkat. Saya juga cukup kaget dengan kandidat yang banyak tetapi justru ini tidak meningkatkan partisipasi warga."
"Tingkat pemberitaan media kuat tapi tidak membuat partisipasi masyarakat meningkat. Saya juga cukup kaget dengan kandidat yang banyak tetapi justru ini tidak meningkatkan partisipasi warga."
- Lembaga Survei Indonesia (LSI) pimpinan Syaiful Mujani memastikan pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada putaran pertama adalah pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Itu disimpulkan setelah data terakhir yang sudah terkumpul sebanyak 93,66 persen.
"Perolehan sementara sebelum 100 persen itu mengunggulkan Jokowi (Joko Widodo) kemudian diikuti oleh Foke-Nara, Hidayat-Didik," kata Peneliti LSI, Burhanuddin Muhtadi, di kantor LSI, Menteng, Jakarta, Rabu 11 Juli 2012.
Data tabulasi LSI sendiri, sampai pada pukul 16.38 WIB menunjukkan peningkatan dengan angka 97,56 persen. Hasilnya adalah Jokowi-Ahok memperoleh 42,75 persen, Foke-Nara 33,56 persen, Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini 11,91 persen, Faisal-Biem 4,93 persen, Alex-Nono 4,77 persen, dan Hendardji-Reza Patria 2,07 persen.
Data tabulasi LSI sendiri, sampai pada pukul 16.38 WIB menunjukkan peningkatan dengan angka 97,56 persen. Hasilnya adalah Jokowi-Ahok memperoleh 42,75 persen, Foke-Nara 33,56 persen, Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini 11,91 persen, Faisal-Biem 4,93 persen, Alex-Nono 4,77 persen, dan Hendardji-Reza Patria 2,07 persen.
"Tingkat pemberitaan media kuat tapi tidak membuat partisipasi masyarakat meningkat. Saya juga cukup kaget dengan kandidat yang banyak tetapi justru ini tidak meningkatkan partisipasi warga."
"Tingkat pemberitaan media kuat tapi tidak membuat partisipasi masyarakat meningkat. Saya juga cukup kaget dengan kandidat yang banyak tetapi justru ini tidak meningkatkan partisipasi warga."
Burhanuddin memperkirakan, Pilkada DKI akan
digelar dalam dua putaran. Meskipun hasil hitung cepat LSI masih
menyisakan data sekitar enam persen lagi. "Data 6 persen itu tidak akan
mengubah kemenangan Jokowi," ujarnya.
Sementara, tingkat partisipasi warga Jakarta dalam pemilu kali ini mencapai 64,46 persen dengan margin of error 1 persen. Burhan menyebut bahwa angka itu sama seperti pilkada tahun 2007 yang lalu.
Sebetulnya, imbuh Burhan,
masyarakat Jakarta tidak punya alasan untuk golput alias tak
menggunakan hak pilihnya karena calon yang maju di pilkada saat ini
variatif. "Ditambah sebagian besar pegawai diliburkan."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar